0

LULUS, ALHAMDULILLAH

Omg.

Sudah sebulan lho saya menyandang status pengangguran. Hahaha. Rasanya kayak apa ya, susah dijelaskan. Pokoknya semacam ada perasaan lega sekaligus takut. Seperti ditimpa kebahagian yang digandengi setumpuk tanggung jawab.

Sekarang mau bikin apa?

Mau lanjut sekolah? Dimana? Beasiswa? Biaya sendiri?

Mau kerja? Dimana?

Disuruh nikah? Sama siapa? Bhahahak

Pokoknya ini kepala kayak curhat melulu semenjak lulus. Dan memang benar jangan mau lama-lama tidak lulus cuy. Aduhai, galau penganggurannya bisa lama cyiin. =))

Alhamdulillah, salah satu tugas saya sebagai hamba Allah, sebagai diri sendiri, sebagai cucu dari nenek tercinta, dan anak bapake mamake sudah terlaksanakeeen. Alhamdulillah akhirnya kalau terima undangan nikah dari teman yang nama saya pakai title .ST tidak ketar-ketir lagi. Alhamdulillah mimpi-mimpi lanjut kuliah di luar negeri sudah bisa dicanangkan matang-matang lagi. Alhamdulillah walaupun belum kelihatan hilalnya, setidaknya jodoh bisa nongol tanpa takut ditolak sama alasan “belum lulus” eaaa bhahahahk.

Alhamdulillahirrobbilalamin.

Makasih buat semua orang yang sudah membantu sampai kelulusan saya 5 agustus lalu. Kalian luar biyasaaaa. :*

|
|
|
|
Nulis dari hp lagi,
Jadi gajes as usual. =))

Iklan
1

SKRIPSI

jampasir.jpg

Ini adalah topik yang sangat sensitif untuk saya, tetapi dengan tujuan supaya tidak ada pippobelumkelarkelarkuliah lagi di kemudian hari, saya memberanikan diri menulis topik super sensitif ini. Pfft.

Sebenarnya malu sih mau bahas ini, soalnya ketidaklulusan yang belum juga berakhir ini sama sekali nggak bisa dibanggakan, nggak produktif sekali. Selama ini saya adalah mahasiswa yang pasif dan kebanyakan nonton drama. Entah bagaimana ceritanya dari awal masuk kampus, kuliah saya banyak bolongnya. Tugas banyak saya abaikan, dan tidak pernah sekalipun semangat ngampus. Pada tahun ke lima satu persatu teman saya lulus, dan dengan penuh semangat melanjutkan ke jenjang hidup selanjutnya, tetapi sialnya sampai saat itu pun saya masih ada pada fase belum bisa serius dengan dunia kampus. Sampai suatu waktu saya terkena sentilan religi dan banyak berubah setelah itu. Saya tinggalkan semua teman-teman maya yang biasanya intens bertegur sapa kemudian mulai serius bergelut menyelesaikan mata kuliah yang error. Baca lebih lanjut

0

2016!!!

jamlihatdong

Assalamualaikum Wr. Wb.

2016!

Been a year since my last post. 😮

Em… jadi… sebelum bulan awal tahun ini berakhir, saya putuskan untuk memosting sedikit… em… sebenarnya aneh sih menulis lagi setelah sekian lama vakum menulis. But I’ll try not to write something weird.

Saya bukan orang yang bisa memotivasi so… em…

Kebanyakan orang kalau tahun baru begini bakalan menulis seabrek resolusi yang ingin dicapai, dan selama dua puluh tiga tahun saya tidak pernah serius menulis hal yang seperti itu, jadi (I USED KATA JADI SO MANY TIMES OMG SO AWKWARD) mari mencoba menulis sedikit yang ingin saya capai tahun ini:

  1. Lulus kuliah. No need description. :/
  2. Lebih mendekatkan diri pada Allah SWT, baik itu dari shalat lima waktu untuk senantiasa tepat waktu dan mengembalikan apapun yang saya lakukan pada-Nya. Saya merasa, saya hidup terlalu sombong sama Sang Pencipta. Lupa bagaimana Allah sudah memberi hidup yang sebegitu indahnya. 🙂

Itu saja barangkali resolusi sedikit saya. Ini resolusi serius yang saya publish pertama kalinya jadi nggak perlu kan ya banyak-banyak. Syukur-syukur sudah ada dua. =))

Anw, dua tahun belakangan ini adalah tahun yang begitu berkesan buat saya. Makasih untuk siapa saja yang masih bertahan di samping saya walaupun saya teramat menyebalkan dua tahun belakangan. Makasih tetap mencari walaupun saya sering menghilang hahaha. Saya belajar banyak hal dan it’s so wonderful when God show you something that you never thought gonna happen in your life! Thank you Allah. I’M HAPPY BUT STRESS. LOL. LULUS I’M COMING!

0

See You There

Ketika kamu terjebak di fase “skripsi kapan selesai”, yakinlah… #INGGRISGRATIS bakalan jadi pelarian yang paling mujarab di muka bumi ini. I know I know, ini nggak nyambung. Dan saya pun menyadarinya segera mungkin setelah menuliskan hal tersebut. Tapi suer, saya beneran mendadak tidak galau, senyum-senyum sendiri serta happy berlebihan saat memikirkan berbagai macam ide untuk di-submit di #INGGRISGRATIS.

INGGRIS.

Gratis.

Ke luar negeri,

Gratis.

Gratis.

Gratis… tis… tis… tis…

“Kenapa Saya Harus Pergi Ke Inggris?”

Karena saya bisa ke Inggris gratis!

Well, mari berjujur ria saja di sini. Saya bahkan tidak mengecek akan dibawa kemana kalau sampai –ugh, menjadi salah satu orang yang beruntung ke Inggris. Saya benar-benar pasrah pada neuron otak saya membawa tulisan ini kemana, sepasrah Ginny Weasley yang harus merelakan kenyataan bahwa dulu Harry Potter lebih tertarik pada Cho Chang daripada dirinya.

Oke. Mari hilangkan dari list “Why me”, stadion bola legendaris. Walaupun saya sering tertidur dengan televisi menayangkan sepak bola, saya sama sekali bukan penggemar sepak bola. Saya kebetulan cuman pengamat sepak bola melalui sosmed –believe me, nonton sepak bola lewat twitter itu serunya tak tertandingi. Saya nggak tahu apa-apa mengenai persepakbolaan, jadi nggak mungkin kalau saya memakai alasan You’ll Never Walk Alone untuk diikutsertakan ke Inggris.

Saya hanya berangan…

Siapa tahu dengan ke Inggris saya bisa menembusi Platform 9¾ King’s Cross dan bisa ke Hogwarts ketemu Hermonie kembaran saya. Atau terjun bebas dari ketinggian 135 m London Eye dengan harap bisa mengobati acrophobia. Atau ketemu jodoh yang memanggil nama saya dengan aksen Inggris yang teramat sexy itu saat lagi berenang di air mancur Trafalgar Square.

Atau diajak sama Sherlock Homes untuk memecahkan kasus Farhat Abbas yang kian pelik. Atau memandang penuh khidmat Big Ben sembari menikmati disorientasi waktu di negeri orang. Atau ke Buckingham Palace ketemu Ratu Inggris terus dijadiikan anak angkat. Atau mendadak ada yang nawarin saya beasiswa S2 di Manchester. Gila, GILA! Siapa yang nggak mau?

Oh My God, saya nggak tahu mau nulis apa lagi. Saya over excited. See you in England aja deh, guys. Tunggu live report saya langsung dari Inggris, GRATIS! =))

Foto selfie ini teramat mengganggu jiwa raga saya. ;A;

edit: Fotonya saya hapus. Soalnya beneran mengganggu jiwa raga keselfian saya. Ngahaha.