I’m Old

Haaah, nggak terasa sudah dua bulan lebih jadi manusia pengangguran. Setelah merasakan manis dan pahitnya jadi pekerja di perantauan, saya balik ke kampung halaman dan nongkrong di rumah hampir tiap hari. Pengennya sih ikut kegiatan volunteer di bidang lingkungan atau apalah. Malah sempat pengen jadi relawan di Lombok, tapi diketawain karena katanya nggak berkompeten untuk ke sana lol. Pokoknya saya nggak pengen tinggal di rumah nyaris sepanjang minggu. Tapi mengingat umur yang sudah lewat setahun dari seperempat abad, saya nggak pengen ke sana kemari dengan duit orangtua dulu. Makanya nyaris sebulan belakangan ini saya menyebarkan cv ke sana kemari.

Nyari kerja itu berat, pemirsa. Apalagi kalau punya cv dengan riwayat pendidikan yang bentar lagi di DO. Well, hak mereka sih, dan wajar mereka nyari orang-orang yang bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu dan IPK cantik. Tapi saya nggak putus semangat, yang penting sudah berusaha, sisanya diserahkan sama Allah. Yakin sama kapabilitas sendiri, dan rencana Allah.

Hal absurdnya, sebulan lalu dan beberapa hari ini, saya pengen banget lanjut sekolah. Dua tahun sebelum selesai kuliah, barutahu belajar itu menyenangkan, dan sedikit menyesal tidak serius sedari awal. Sekarang mau kuliah, tapi nggak enak soalnya sekolah sekarang mahal. Mau beasiswa tapi nggak tahu mau ngomong apaan sama interviewer kalau ditanya, “kenapa bisa sampai angka 7 tahun jangka waktu kuliah s1 kemaren?” Entahlah, saya sedang gundah, apa harus mengambil peluang bisa sekolah, atau menunggu panggilan kerja. Should I make my way to get both of them? Greedy nggak sih jatohnya?

Anw baru sadar kalau sekarang banyaaaaaak banget yang requirement-nya maks 25 tahun. Rasanya pengen ngakak tiap lihat persyaratan yang nyinggung umur. Pantas tahun kemaren banyak panggilan wawancara. Sekarang sudah naik pangkat, jadi sepi pengunjung, nih. Mustinya bukan dipanggil wawancara lagi sih, tapi interviewing calon pasangan hidup. HAHAHHAA GARING ABIS.

Intinya, nggak terasa sudah tua coy. =))

=====

Lagi percobaan mulai nulis ala ala(?) gini. Gimana? Lanjutin nggak? LOL
Niatnya biar blog yang sepi pengunjung ini nggak sepi postingan juga.
Mau melatih diri untuk nulis dari laptop juga sih.
Nggak tahu kenapa kalau nulis dari laptop jadi aneh tulisannya.
Sementara kalau dari hp, malah menye-menye. 
Kok bisa ya?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s