(Poem) Terlupa

Jiwa kering,
diguyuri kepalsuan,
menggelap,
dilumpuhkan kemunafikan.
Tersebab,
melupakan
-Nya, pemilik sesungguhnya.

Jakarta, 09 11 17.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s